Salah satu cara kemiskinan yang dibuat sendiri, tapi
tidak sadar dengan perbuatanya. Bahkan sebagian ada yang merasa berjasa ketika
mereka doyan rokok. Sobat STW, maukah saya kasih tips buat anak anda agar
mereka tidak merokok? Tanamkan kata Harom mulai sejak kecil...seperti pada
anak-anak kami...
Rokok juga membuat kocek penggunanya menipis. Betapa tidak,
perokok di Indonesia menghabiskan dana lebih dari Rp100 triliun per tahun hanya
untuk membeli rokok.
Pada 2008, WHO menempatkan Indonesia sebagai negara
peringkat ketiga setelah China dan India karena mengonsumsi rokok
sebanyak 255 miliar batang per tahun. Jumlah perokok di Indonesia kian
meningkat dalam kurun waktu 9 tahun terakhir. Pertumbuhannya mencapai 0,9 persen
per tahun pada periode 2000 hingga 2008. Dengan kata lain, angka itu bertambah
18,6 persen selama periode 2003-2008.
Pada 2011, produksi rokok diperkirakan menembus
angka 248 miliar batang. Dana konsumsi produk tembakau pun mencapai Rp338,75
triliun. Angka itu enam kali lebih banyak dari pendapatan cukai rokok
pemerintah pada tahun 2009 yaitu hanya Rp53,9 triliun.
Itu diungkapkan Ketua Umum Terpilih PB Ikatan Dokter
Indonesia Zaenal Abidin. "Maka tidak ada pilihan lain bagi profesi
kesehatan di Indonesia selain bersama-sama berjuang untuk sesuatu yang diyakini
benar dan baik, guna melindungi masyarakat dari dampak negatif akibat
tembakau," kata Abidin.
- Nikotin,
kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
- Tar,
yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di
antaranya bersifat karsinogenik.
- Sianida,
senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano
- Benzene,
juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan
tidak berwarna.
- Cadmium,
sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif
- Metanol
(alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil
alkohol.
- Asetilena,
merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang
paling sederhana.
- Amonia,
dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan
unsur-unsur tertentu.
- Formaldehida,
cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
- Hidrogen
sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga
digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
- Arsenik,
bahan yang terdapat dalam racun tikus.
Karbon
monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil.