Apa pembaca setuju? Artikel berikutnya beropini kalau kimia adalah 'ilmu sesat'. Hmm, ini lebih jelasnya:
Kimia sering disebut sebagai "ilmu sesat" karena menghubungkan berbagai ilmu lain, seperti fisika, ilmu bahan, nanoteknologi, biologi,farmasi, kedokteran, bioinformatika, dan geologi. Koneksi ini timbul melalui berbagai subdisiplin yang memanfaatkan konsep-konsep dari berbagai disiplin ilmu. Sebagai contoh, kimia fisik melibatkan penerapan prinsip-prinsip fisika terhadap materi pada tingkat atom dan molekul.
Wah wah, betul juga, ya. Selama belajar ilmu kimia, penulis berpendapat memang banyak sekali bidang ilmu lain yang dipelajari disana. Ada biokimia (dari namanya sudah jelas) Elektolisis, dilanjutkan dengan elektroanalisis; lalu ilmu matematika yang pasti sangat dibutuhkan; bahkan bahasa Inggris, dan tentunya ilmi-ilmu lain yang juga disebutkan diatas. Yuk kita lihat lebih jauh lagi:
Industri kimia mewakili
suatu aktivitas ekonomi yang penting. Pada tahun 2004, produsen bahan
kimia 50 teratas global memiliki penjualan mencapai 587 bilyun dolar AS
dengan margin keuntungan 8,1% dan pengeluaran riset dan pengembangan 2,1% dari total penjualan.
Jadi,
seperti itulah sejarah ilmu kimia, yang penulis kutip dari wikipedia.
Tentunya, kita harus belajar dari sejarah juga, bukan? Siapa tahu kita
akan menjadi ilmuwan selanjutnya yang sangat berpengaruh dan berguna
terhadap penemuan di masa depan!
Amin.
sumber: Wikipedia
sumber: Wikipedia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar